Movies

21
Apr

Hmm, it’s been a while since i wrote my last review, so cut me some slack for this one, okay?

Dari saya masih kecil, hiburan dengan berlatar belakang mitos dewa – dewa yunani udah sangat akrab di telinga saya. Serial televisi Xena dan Hercules masih sangat terbayang di otak saya, dan mungkin dua serial itulah yang membuat saya tertarik dengan cerita mitologi yunani, thanks to them to, saya jadi tau siapa itu poseidon, zeus, ares, hades, athena dan berbagai dewa yunani lainnya. Hollywood pun nampaknya sangat senang dengan film yang mengambil kisah mitologi2 yunani, dan yang paling teranyarnya adalah Clash of the Titans. Judul yang sebenarnya aga misleading, karena yang benar2 clash disini adalah para dewa olympians, bukan para Titans yang notabenenya adalah generasi dewa terkuat yang ironisnya dilengserkan oleh generasi baru yang bernama the olympians -yep so ironic! tapi di film ini nanti diijelaskan kenapa berjudul clash of the titans.

Clash of the Titans menceritakan seorang manusia setengah dewa bernama Perseus, dikisahkan kalo Perseus adalah anak dari Zeus -sedangkan aslinya Perseus adalah anak dari Poseidon, but let’s forget bout it now. Perseus dibuang saat dirinya masih bayi bersama dengan ibunya. Seorang nelayan yang menemukan Perseus akhirnya mengklaim Perseus sebagai anaknya. Setelah dewasa, Keluarga angkat Perseus yang sedang berusaha mencari ikan di laut ini sedihnya harus mati di tangan Hades, kejadian ini membuat Perseus dendam dengan para dewa olympians yang dinilainya tidak adil pada manusia. Ia lalu bergabung dengan kerajaan argos untuk membalas perlakuan dewa yunani itu. Namun para dewa sendiri juga punya rencana, Hades lalu datang bertemu Raja Acrisius dan mengancam akan menghancurkan kerajaan argos dengan kraken bila argos tidak mengorbankan andromeda, putri raja acrisius. Kejadian ini membuat niat acrisius dan perseus berubah jadi menyelamatkan kota argos dari mahkluk Kraken -FYI, Kraken adalah mahkluk buatan Hades yang menghancurkan para dewa Titans dan menolong olympians menjadi dewa berikutnya, imagine how danger the kraken is? Perseus dan segerombolan manusia mirip pasukan dari film 300 itu lalu pergi untuk mencari cara untuk mengalahkan kraken.

Film ini sebenarnya sudah sangat mempunyai amunisi yang cukup untuk menjadi film sukses..Remake dari film yang cukup fenomenal pada tahun 80 an ini dilengkapi dengan jajaran aktor dan aktris yang ga kalah wah juga..mulai dari sam worthington, Liam Leeson, Ralph Fiennes,sampai si cantik Gemma Arterton. Konflik yang terjadi pun cukup banyak sebenarnya, mulai dari perseus yang ingin balas dendam pada dewa, manusia yang sudah muak terhadap perlakuan para dewa yang sering tidak adil, hades yang ingin melengserkan zeus dari kedudukan tertinggi olympians, sampai ke penduduk argos yang ketakutan akan ancaman hades sehingga berencana menculik andromeda dan mengorbankannya sendiri, namun entah kenapa film ini kurang memenuhi ekspektasi saya di segala bidang, seru sebenarnya, tapi terasa kurang. Akting yang diperlihatkan juga tidak terasa spesial, mulai sam hingga aktor senior liam leeson juga tidak terasa istimewa. Konflik yang disajikan pun terasa sangat singkat, padahal bisa menjadi kunci menarikna film ini. untunglah spesial efek yang disajikan sangat megah sehingga cukup menutupi faktor lain film ini.
continue

Category : Movies | Blog
13
Mar

Tim Burton adalah sutradara yang terkenal dengan ‘keunikannya’ dalam menyutradarai film. Hampir setiap film yang ia buat selalu terlihat gelap, menyeramkan, aneh, tapi juga unik dan lucu. Beberapa filmnya yang mungkin dapat dijadikan bukti adalah Beetlejuice, Edward Scissorhand, Sleepy Hollow, Corpse Bride, Charlie and the Chocolate Factory, dan Sweeney Todd. Semua film diatas menyajikan kisah dan karakter yang lain daripada yang lain. Tim Burton juga sepertinya sangat menyenangi Johnny depp dan helena bonham carter sebagai pilihan untuk karakter utamanya. Dari judul diatas, hampir semuanya terdapat Johnny depp sebagai karakter utama atau supporting actor, begitupun Helena bonham carter. Dan Tim Burton sepertinya tidak membuat pengecualian untuk filmnya yang sekarang, Alice in Wonderland.

Fairy tale yang sangat sering dibuat ulang oleh para sineas Hollywood ini akhirnya diremake juga oleh Tim Burton. Film ini menceritakan tentang kembalinya Alice(Anna Wasikowska) ke Underland -yang ia sebut sebagai Wonderland, untuk kedua kalinya. Alice yang kini berumur 17 tahun dikisahkan akan dijodohkan dengan seorang pria keturunan bangsawan, namun alice tidak ingin dikekang oleh pernikahan, ia sangat terinspirasi oleh ayahnya yang mempunyai pikiran yang luas tentang bisnis yang digelutinya -FYI, beberapa kali Indonesia disebutkan disini, kinda meks us proud, huh?. Saat Alice sedang dilamar oleh sang bangsawan di depan para tamu, alice justru lebih tertarik dengan kelinci berjaket yang ia lihat berkeliaran di sekitarnya. Alice pun lalu mengikutinya hingga terjatuh di lubang yang dalam. Setelah sadar, ia mendapati dirinya sednang berada di suatu dunia aneh seperti dalam mimpi. Dunia itu dikuasai oleh Red Queen yang jahat. Alice pun bertemu dengan beberapa mahkluk penghuni dunia ini, berharap alice dapat menyelamatkan mereka dari kekejaman Red queen. Mereka pun mencoba mengantarkan Alice ke White Queen, adik dari Red Queen. Namun timbul ketegangan karena beberapa mahkluk tidak percaya alice adalah alice yang sama yang pernah datang ke tempat ini. Dari sinilah film mulai berkembang dan bertemu dengan banyak karakter menarik lainnya.

Kehebatan Tim Burton dalam membuat suatu karakter yang unik kembali terbukti disini, semua karakter digambarkan dengan sangat unik, aneh dan lucu. Ada The Tweedles (Matt Lucas) yang berupa dua bocah kembar bernama Tweedledes dan Tweedledums yang bertubuh bulat lingkaran dan cerewet, ada pula cheesire cat (stephen fry), seekor kucing bulat yang bisa menghilang menjadi asap dan tersenyum dengan lebar serta bermata bulat, dipastikan siapapun pasti akan ingin punya kucing sperti cheesire cat. Tokoh manusianya pun digambarkan dengan unik a la tim burton, Johnny depp berperan sebagai Mad Hatter, Helena Bonham Carter sebagai Red Queen, dan Anne Hathaway sebagai White Queen.

continue

Category : Movies | Blog
9
Mar

Semua orang punya filosofi sendiri bila menyangkut jalan hidup mereka masing – masing. Seiring kita bertambah dewasa dan mulai terbuka dengan pandangan dan pemikiran baru, kita semakin mempunyai wawasan luas dan keinginan untuk menjalani kehidupan kita sendiri. Setidaknya itulah yang dikatakan sepanjang film ini.

Ryan bingham (George Clooney) adalah seseorang yang menamakan dirinya ‘Termination Facilitator’. Saat sebuah perusahaan ingin melakukan pemotongan pegawai dan tidak berani memecat para pegawainya, perusahaan itu meminta perusahaan lain untuk membantu menyelesaikannya, lalu perusahaan lain ini akan mengutus seseorang untuk menyelesaikannya, Ryan Bingham lah orangnya. Dia bepergian menggunakan pesawat terbang, duduk di kelas eksekutif, dan tinggal di hotel mewah di tiap kota yg ia kunjungi, dan saat tiba waktunya mengerjakan tugasnya, dengan profesional dan berbekal pengalamannya, ia selalu menyelesaikan tugas nya dengan baik, tidak peduli berbagai macam respon yang didapat. Selain itu ia juga menjadi pembicara untuk motivasi hidup dan menghadapi komitmen dengan filosofis backpack nya. Alex, (Vera Farmiga) seorang wanita yang sering bepergian juga, dan terlibat semacam hubungan open relationship dengan Ryan Bingham. Natalie Keener(Anna Kendrik), seorang wanita muda yang ambisius dan fresh graduate, menerima pekerjaan di perusahaan tempat Ryan bekerja karena dekat dengan tempat kerja pasangannya. Kedua wanita ini nantinya akan memberikan sebuah pelajaran berharga tentang filosofis yang selama ini ia pahami.

Film yang tadinya saya pikir akan berpotensi bikin ngantuk layaknya film ‘Michael Clayton, There will be blood, No country for old men dsb dst’ ternyata berjalan dengan sangat menarik dari awal. Dengan sedikit suguhan komedi satir dan sarkas, menjadikan setiap adegan berjalan dengan baik dan apa yang sang sutradara ingin berikan ke kita, dapat kita tangkap dengan jelas. Suasana film ini sepertinya ingin menggambarkan keadaan ekonomi dunia (amerika khususnya) yang sedang ambruk ditimpa krisis global, namun tetap berjalan apa adanya, semakin memperlihatkan bahwa hanya orang – orang yang berprinsip saja yang dapat melewati hidup dengan baik. George Clooney bermain dengan sangat rapih seolah itu adalah dirinya di kisah nyata, Vera Farmiga juga bermain dengan sangat charming dan manis -namun berubah menjadi tega dan dingin saat filosofisnya terganggu, Anna Kendrik sebagai Wanita yang masih ‘butuh’ pengalaman juga bermain dengan unik, dia mampu mewakilkan generasi muda sekarang yang tidak kalah dengan generasi sebelumnya meskipun masih butuh pengalaman dan pandangan hidup.

continue

Category : Movies | Blog
28
Jan

di kamen rider decade ternyata ada kamen rider black dan kotaro minami.. so awesome.. -_-

Category : Movies | Blog
17
Jan

Okay, first of all, i know its very lateeeeeeeefor me to write this, tapi kayanya saya harus menulis tentang film ini, tentang film yang luar biasa ini.

Udah seberapa sering si kita ke bioskop dan nonton film yang bergenre Rom-Com? mulai dari beberapa film yang ‘remarkable’ sampai film yang hanya mengulang plot yg sama dari film yang sudah ada sebelumnya. Mungkin udah ada yg pernah nonton ‘When Harry Meet Sally’ atau ‘You’ve got mail’ atau ‘Serendipity’ atau malah ‘Sleepless in Seattle’ yg bisa dibilang pelopor film komedi romantis-dan saya belom nonton, huh! bergerak ke yang lebih modern lagi, ada beberapa judul kaya ‘bridget jones diary’ atau there’s something about mary’ atau ‘love actually’ atau ‘the holliday’. So what’s my point here? film – film tadi, adalah film tentang cerita cinta.

Tom (Joseph Gordon-Levitt) seorang penulis kartu ucapan di sebuah perusahaan emm, kartu ucapan, bertemu dengan sekretaris baru bosnya pada saat meeting, sekretaris itu bernama Summer (Zoeey Deschanel – ooh i love this actress sooo much!). Tom suka Summer, dan Summer? itu adalah pertanyaan yang akan terus ditanakan Tom sampai di akhir film. Terlihat biasa? Mungin harus dikatakan bahwa film ini dimulai dari hari ke 290, Tom terlihat sangat depresi saat Summer mencampakkannya, lalu film beralih ke hari ke 1, and later in the movie, Summer did more than just dumped Tom. Ini bukan Spoiler, karena di film itu, akan banyak adegan yang sangat mengejutkan kita nantinya.

Joseph Gordon-Levitt bermain sangat pas sekali sebagai Tom – orang yang cukup desperate, tapi juga kuat dalam beberapa situasi. Setiap gerakannya terhadap perlakuan Summer sangat pas sampai membuat simpati, dan juga menggelitik. Zooey Deschanel sebagai Summer – wanita yang sangat diinginkan oleh Tom sampai di akhir film. Zoeey bener – bener pas memerankan wanita cantik, unik, lucu, tapi liar dan misterius secara bersamaan, tingkah laku nya terhadap Tom bener – bener bikin kita bingung dengan apa yang Summer mau.

continue

Category : Movies | Blog
17
Jan

Susah banget untuk percaya dengan film indonesia sekarang ini,banyak film yang mempunyai judul/poster/trailer yang bagus, tapi begitu ditonton? NIHIL..Awal bulan ini, saya sedang searching film2 bagus yang akan keluar di indonesia lewat youtube, dan saya malah bertemu dengan trailer dari film Punk in Love, penasaran membuat saya mencoba menonton video ini. Trailer film itu di luar dugaan membuat saya tertawa terbahak2 karena humornya yang cukup kreatif, namun saya menunda untuk menonton film ini karena takut filmnya yg tidak lucu. Tapi ternyata seorang teman saya bilang klo film ini sangat kocak, dan setelah bertanya ke beberapa orang, ternyata film ini memang lebih bagus dari apa yang saya duga. akhirnya saya pun menonton film ini.

Berawal dari Arok (Vino g. Bastian) yang ingin bunuh diri karena pujaan hatinya, Maia (Girindra Kara), akan menikah 5 hari lagi di jakarta. Atas usulan dari Almira (Aulia Sarah) untuk menyatakan cinta Arok di depan Maia, Arok akhirnya setuju untuk tidak bunuh diri dan pergi ke jakarta menyampaikan cintanya. Arok, Almira, Mojo (Yogi Finanda), dan Yoji (Andhika Pratama) akhirnya berangkat bersama dengan modal duit pas2an dari Malang ke Jakarta. Dari sini, serangkaian peristiwa kocak terjadi sepanjang perjalanan mereka.

Film ini memang mengambil judul ‘Punk in Love’, tapi Oi Oi, ini bukan film punk! Hanya para karakter utamanya saja yang anak punk. Isinya lagi2 berisi cinta2an yang dikemas lewat genre Road movie. Ya, sebenarnya film ini tergolong dalam genre Road movie atw film perjalanan seperti ‘National Lampoon’s’ ‘Road Trip’ ‘Euro Trip’ dsb dst. Walaupun ada suatu adegan dimana mereka berbicara tentang filosofi kehidupan anak punk, namun film ini tidak dapat dikategorikan film punk seperti ‘Romper Stomper’.

Akting para pemain disini cukup apik, kecuali Vino yang terkesan aga lebay dan komikal (mungkin emang tuntuan naskah, tapi tetep aja..). Aulia Sarah sebagai satu2nya pemeran utama wanita cukup bersinar diantar 3 pemeran lelaki dengan tingkah ribetnya namun tetep cewe. Yogi Finanda sebagai Mojo berakting paling pas, di film ini ia seperti menjadi pemimpin kelompok punk malang ini. Akting dari Andhika pratama juga cukup bagus disini.
continue

Category : Movies | Blog
2
Jan

Sherlock Holmes emang cuma tokoh rekaan saja, tapi siapa si yang gtw nama detektif ini? sudah banyak orang yang menjadi hardcore fans tokoh ini, saya yang bukan termasuk penggemar Sherlock Holmes pun mw tidak mw jadi mempunyai sedikit bayangan ttg bagaimana bentuk Sherlock Holmes. Waktu tw film ini akan segera rilis, di awal tahun 2009 saya segera mencari seperti apa jadinya film ini, dan berhasil menemukan trailernya di youtube. Trailernya sangat seru dan memiliki semua fitur yang ada di ciri film blockbuster, action, komedi, percintaan, dan ledakan. hanya saja yang menjadi masalah adalah, hampir kesemuanya yang ada di trailer itu bukanlah ciri khas Sherlock Holmes. Dan yang segera menjadi pertanyaan saya adalah, apakah film ini akan segera disukai oleh para penggemar Sherlock Holmes???

Jawabannya adalah..YUP! satu lagi contoh reboot ala hollywood yang sukses. Sherlock Holmes berkisah mengenai petualangan Sherlock Holmes dalam memecahkan kasus lord blackwood. berawal dari berhasilnya Sherlock Holmes menangkap Lord Blackwood, seorang buronan pembunuh 5 wanita, yang akhirnya dihukum mati. Namun ternyata Lord Blackwood berhasil bangkit dari kuburnya dan melanjutkan aksinya serta menebar teror di masyarakat London. Ditemani John Watson, Sherlock Holmes melanjtukan kembali investigasinya.

Film ini di luar dugaan berjalan dengan tempo yang cepat, meskipun didominasi oleh dialog, tapi sepertinya sang sutradara, Guy Ritchie, udah pengalaman banget bikin film berdialog cepat dan menarik kaya gini. Sherlock Holmes disini digambarkan sebagai seorang yang athletis, slengean, dan berbagai sifat yang sangat mirip dengan karakter Tony Stark di film Iron Man. Namun bukan itu saja, ia juga teliti, berpikir cepat, terlalu pintar untuk masyarakat, dan tahu segalanya lewat pemikiran yang sangat logis layaknya Sherlock Holmes yang kita kenal. Klo boleh dirangkum, Mr. Tony Stark, in Baker Street! Memang tidak ada lagi gaya detektif sherlock holmes yang digambarkan oleh SIr Arthur Conan Doyle, tapi Guy ritchie disini mampu membuat Sherlock Holmes versinya sendiri, tanpa mengabaikan sifat penting Sherlock Holmes orisinil.

Sepanjang film, ita akan disuguhkan oleh berbagai misteri lewat dialog cepat dan gambar2 yang di shoot dengan durasi pendek, namun memorable. sherlock holmes dengan gayanya yang serba tahu pun sepertinya kesulitan untuk memecahkan misteri tersebut. Tidak lupa dialog2 para karakter terutama dari ( sherlock holmes ) yang dapat mengundang tawa juga mengisi film ini secara konstan dari awal sampe akhir. overall, Sherlock Holmes bener2 pas sebagai film penutup tahun 2009.

Banyak orang yang meragukan film Sherlock Holmes teranyar ini. Dimulai dari pemilihan para pemeran yang sepertinya miscast, pemilihan sutradara yang kurang meyakinkan, sampai perubahan image yang total dari seorang sherlock holmes yang dikenal publik. Namun setelah menonton film ini, apa yang diragukan itu ternyata tidak terbukti..Sherlock Holmes tetep asik untuk ditonton, namun mungkin para hardcore fans nya akan merasa aneh saat melihat sang karakter ini dibuat seperti ini. Bagus dan entertaining, tapi menurut saya, figurthe old Sherlock Holmes udah terlalu melekat untuk bisa digantikan dengan figur lain.

Category : Movies | Blog
20
Dec

Avatar, adalah film terbaru dari James Cameron yang katanya membutuhkan waktu sampai 10 tahun untuk dibuat. Kenapa 10 tahun? gampang, menunggu sampai teknologi yang tepat..dan sepertinya harus berterimakasih kepada film Lord of the Rings atas CGI mahkluk ‘Gollum’ dan kepada film King Kong atas penggambaran hutan yang sangat detail, maka proyek film ini baru bener2 bisa dimulai. kira2 4 tahun yang lalu.

Avatar memang dijanjikan akan menjadi generasi terbaru special FX, layaknya dulu di film Aliens, The Abyss, Terminator 2, Titanic, dan sekarang..Avatar. Dan my oh my..semua aspek special fx yg ada di fil ini, bener2 memukau mata..

Film ini bersetting pada tahun 2154, Dimana Jake Sully, seorang veteran marinir yang menjalani sisa hidupnya di kursi roda, yang direkrut ke bulan yang berukuran sebesar bumi yang berorbit pada satu planet raksasa. Bulan ini dinamakan Pandora, disini terdapat sebuah korporasi yang sedang berusaha untuk menambang mineral langka yang sangat dibutuhkan oleh bumi. Pandora memiliki penampilan yang sama seperti bumi, hutan yang mirip dengan hutan tropis dan air terdapat dimana2.

Karena atmosfir Pandora tidak cocok oleh manusia, maka dibuatlah program avatar, sebuah program dimana manusia dapat mengontrol sebuah avatar berupa mahkluk ras Na’vi, mahkluk berkulit biru setinggi 3 meter dan bermata emas dan merupakan penduduk primitif planet tersebut dapat bernafas dengan baik di Pandora. Jake sully terpilh untuk menjalankan program ini. Dan sebagai imbalannya, Jake nantinya akan diberikan operasi untuk menyembuhkan kelumpuhannya.

Lewat Avatar ini, Jake dapat berjalan kembali, dan diberi misi untuk menyusupi masyarakat Na’vi yang menjadi halangan korporat untuk menambang mineral tersebut. Apabila misinya gagal, maka korporasi tersebut akan menggunakan militer untuk menyingkirkan para Na’vi tersebut. Namun semenjak perkenalannya dengan wanita Na’vy bernama Neytiri, Jake mulai meragukan misi tersebut. Apalagi setelah ia melihat lebih jauh kehidupan Na’vy yang sangat menyatu dengan alam, bahkan dengan hewan yang mereka bunuh sekalipun. Melalui berbagai rintangan dan tantangan, akhirnya Jake memutuskan untuk mebela para Na’vy dan melawan agresi militer korporasi tersebut.

continue

Category : Movies | Blog
12
Dec

Film ini sebenernya duluan fenomenal karena trailernya yang menghadirkan segudang adegan wanita seksi berbikini. ga sekedar ‘wanita’ seksi yang muncul, tapi ‘Tamara Bleszynski dan Tyas Mirasih’ yang muncul dengan bikini. Kehadiran mereka, khususnya Tamara, membuat para penonton cowo (termasuk saya) langsung beralih pengen nonton Air Terjun Pengantin instead of Datang Bulan, aka. New Moon. So i guess its safe to say, Film ini tuh cowo banget, Yep, it’s a boy thing! -dalam arti cowo pasti seneng nontonnya!

Film dimulai dengan adegan2 pendek yang bisa diduga adalah penggambaran dari mitos pulau pengantin. Film kemudian dilanjutkan dengan sebuah adegan Eye-candy dari Tamara Bleszynski yang hanya mengenakan Lingerie di sebuah kamar tidur. yeah, the fun started early! Tamara dalam film ini memerankan sebagai Tiara, seorang wanita mantan atlit wushu yang mengundurkan diri setelah mengalami kecelakaan, dan kemudian mempunyai phobia terhadap gelap (aga aneh klo ngeliat hape yang dia punya BB, yang notabenenya baru terkenal di indonesia tahun 2008 akhir). ditambah lagi keinginannya sebagai wanita untuk bisa menikah dengan pacarnya sekarang, Lilo (Kieran Sindhu).

Tiara dan Lilo mengajak keponakannya, diperankan oleh Navy Rizky Tavania, yang bernama Mandy (diceritakan klo Mandy kehilangan Ibunya 2 tahun lalu sehingga Tiara berasumsi klo ia harus menjadi pengganti dari mama nya Mandy) dan teman – temannya Mandy Icang – Marcel Chandrawinata, Amy – Tyas Mirasih, Andrew Ralph Roxburgh, Jenny Cortez, dan Majid Piranha yang namanya tidak terlalu penting untuk diinget as they die too early in this film..untuk pergi ke sebuah pulau terpencil bernama Pulau Pengantin menggunakan 2 buah perahu cepat. Mereka ingin datang ke Air terjun yang berada di pulau tersebut karena konon, bila mengucapkan keinginan di air terjun itu, maka akan menjadi kenyataan.

sesampainya disana, mereka segera sibuk oleh keindahan pulau pengantin itu, (dan para penonton juga disibukkan oleh keindahan tubuh para pemain wanita film ini yang sepanjang waktu betah menggunakan baju berbelah sampai dada.) Tanpa menyadari bahwa bahaya mulai mengintai mereka. Saat mereka mulai semakin dalam memasuki pulau itu, korban pun mulai berjatuhan, dan mereka akhirnya mendapati kenyataan bahwa mereka sedang diincar oleh mitos pulau pengantin tersebut. Too late, but you know what old pople say..better to be late than to be nothing at all, atw dalam film ini – better to be kill later than to be killed so early in the movie.

Akting para aktor dan aktris disini sangat standar! Sebagai manusia yang terjebak di pulau terpencil dan hanya bertemankan psikopat di pulau tersebut, mereka sama sekali tidak memberikan akting yang meyakinkan.

continue

Category : Movies | Blog
27
Nov

Nope, ini bukan sekuel dari Film Radit & Jani yang cukup heboh itu..

ini juga bukan skuel dari mengejar matahari..Apalagi 9 naga..

Walaupun sebenarnya bisa dibilang film ini mempunyai unsur2 dari 3 film tersebut..

Pertama, sutradara sekaligus sang penulis adalah Upi Avianto, sutradara film Radit dan Jani

Kedua, mengisahkan tentang persahabatan 5 orang, yang mirip dengan cerita mengejar matahari..

Dan ketiga, bertemakan film mafia/gangster indonesia..yang dulu pernah ada dalam film 9 naga..

Apa jadinya kalo 3 film diatas digabungkan? hasilnya yaa, setengah – setengah, menjanjikan tapi biasa saja..

Ide ceritanya sangat menjanjikan, yaitu tentang lima sekawan yang kerjaannya hanya membuat onar di kampung mereka, namun pada akhirnya harus menerima akibatnya saat Jarot (Vino) tanpa sengaja membunuh seseorang yang akan menusuk temannya, Ale (Fathir Muchtar), dan membuat Jarot harus masuk penjara. Sekeluarnya dari penjara, Jarot direkrut menjadi anggota dari mafia peredaran narkoba yang bernama Naga Hitam,disini, Jarot harus berjuang menjadi anggota yang disegani, serta harus menghadapi sahabat2nya yang mendirikan grup yang menjadi musuh Naga Hitam. sayang, ide cerita yang cukup bagus ini pada akhirnya menjadi alur khas indonesia yang bertele – tele.

continue

Category : Movies | Blog
Get Adobe Flash playerPlugin by wpburn.com wordpress themes