karena aku lagi sariawan aku posting lah informasi tentang sariawan, -__- , cekidot:
Sariawan bisa terasa ringan, tapi bisa juga menyengsarakan. Gara-gara luka kecil berwarna putih di bibir, bahkan lidah, gusi, dan langit-langit mulut ini, orang jadi tak enak makan, sulit bicara, dan badannya jadi panas dingin. Banyak orang mengira sariawan dipicu oleh kekurangan vitamin C. Ternyata itu anggapan yg salah.
Dalam istilah medis, sariawan disebut stomatitis aphte reccurent, yaitu peradangan atau luka pada mukosa (daerah lunak di dalam rongga mulut). Bentuknya bisa berupa luka kecil hingga diameter satu sentimeter.
Dari tampilannya, sariawan terbagi atas tiga tipe, yaitu minor, mayor, dan tipe mirip herpes. Sariawan minor memiliki diameter maksimal sekitar satu sentimeter, tipe mayor lebih besar lagi. Untuk tipe herpes, kecil-kecil tapi banyak.
“Umumnya sariawan ditandai rasa nyeri seperti terbakar dan seringkali menyulitkan penderitanya untuk menelan makanan,” kata Drg. Dyah Juniar, Sp.PM, ahli penyakit mulut dari Lembaga Kedokteran Gigi TNI AL, Jakarta.
sariawan bisa menyerang siapa saja, termasuk anak usia dua tahun.
Beragam sebab
Selama ini banyak orang menganggap, sariawan timbul karena kekurangan vitamin C. Bahkan, ada orang yg percaya, sariawan bisa diobati dengan menempelkan tablet vitamin C atau cabai yg memang kaya akan vitamin C.
“Anggapan itu harus diluruskan. Kekurangan vitamin C tidak menyebabkan sariawan, tapi radang gusi atau gingivitis,” katanya.
Ada beragam penyebab sariawan. Bisa karena tergigit waktu makan, luka saat sikat gigi, alergi makanan (misalnya rujak, nanas, cabai), atau infeksi bakteri. “Infeksi di saluran pencernaan juga bisa memicu sariawan. Meski yang terganggu sistem pencernaan, wujudnya di rongga mulut dalam bentuk sariawan,” ucapnya.
Ketidakseimbangan hormon juga bisa memicu sariawan. “Misalnya wanita yang sedang menstruasi, kondisi hormonalnya mengalami perubahan. Nah, saat itulah sariawan bisa timbul,” ujarnya.
Banyak penelitian menunjukkan, faktor psikologis seperti stres berlebihan bisa menyebabkan sariawan. “Ketika stres, daya tahan tubuh bisa menurun. Inilah yang membuat sariawan timbul,” ungkap Drg. Dyah.
Terkait daya tahan tubuh, adanya penyakit yang menyerang kekebalan seperti HIV/AIDS atau leukemia juga bisa membuat sariawan lebih mudah muncul. “Karena itu, ada kalanya dokter perlu melakukan pemeriksaan menyeluruh untuk mendapatkan hasil pasti agar sariawan bisa disingkirkan sepenuhnya. Jadi tidak hanya mengobati sariawannya, tapi juga penyebab utamanya,” paparnya.
Sembuh sendiri
Berita baiknya, sariawan bisa sembuh sendiri secara alami dalam waktu 4-7 hari.
Bila sudah tidak tahan dengan rasa perih atau gemas karena susah makan, bisa menggunakan obat luar untuk mengusir sariawan. Pilihan obatnya beragam, mulai dari salep kortikosteroid, obat tetes, hingga obat kumur antiseptik yang bisa dengan mudah dijumpai di pasaran.
Untuk sariawan karena alergi, Drg. Dyah menganjurkan agar pasien mengenali apa yang menjadi pencetus alerginya. Jika sudah diketahui, sebaiknya menjauhi pencetusnya. “Jika sariawan disebabkan rujak, ya sebaiknya tidak usah makan rujak,” ujarnya.
Pasien juga harus memperhatikan kondisi tubuhnya untuk mempercepat penyembuhan. “Sebab jika dalam masa penyembuhan dia stres, durasi sembuhnya bisa tambah lama,” katanya.
Ia lalu menyarankan untuk berkonsultasi ke dokter jika sariawan terus berlanjut, padahal segala faktor penyebab sudah dikendalikan.
Akibat Kurang Makan Sayur
Makanan yang diasup sejak kecil hingga dewasa mempunyai dampak yang cukup besar terhadap terjadinya sariawan. Dijelaskan oleh Drg. Dyah Juniar, Sp.PM, ahli kesehatan mulut dari Lembaga Kedokteran Gigi TNI AL, Jakarta, peran makanan terhadap timbulnya sariawan terkait dengan kandungan mikronutrisi.
Menurut Drg. Dyah, bahan pangan yang kita asup setiap hari memiliki makronutrisi dan mikronutrisi. “Masalah yang disebabkan oleh makronutrisi itu mudah terlihat dan cepat dirasakan efeknya, misalnya jika tubuh kekurangan karbohidrat, kita akan merasa kelaparan. Nah, yang repot kalau tubuh kekurangan mikronutrisi seperti zinc, kalsium, dan berbagai vitamin. Efeknya lama untuk dirasakan. Salah satunya adalah sariawan,” papar Drg. Dyah.
Hal ini bisa menjelaskan mengapa ada sebagian orang yang selalu terserang sariawan, sedangkan orang lain tidak. “Saat ini masyarakat lebih memperhatikan kuantitas ketimbang kualitas makanan. Yang penting kenyang dan enak. Padahal, yang enak itu belum tentu ada nutrisinya,” katanya, merujuk pada kebiasaan masyarakat perkotaan menyantap makanan cepat saji (fast food) atau junkfood.
Kebiasaan makan dari kecil pun menjadi perhatian Drg. Dyah. Menurutnya, jika sejak kecil seseorang jarang atau malah tidak pernah mengasup sayuran, kemungkinan terkena sariawan lebih besar ketimbang orang yang sering makan sayuran.
“Memang ketika kecil belum terasa akibatnya. Tapi, jika sejak kecil sudah kekurangan mikronutrisi yang berasal dari sayuran, akan terwujud dalam berbagai masalah kesehatan ketika dewasa, salah satunya sariawan yang terus-menerus,” tuturnya.
Ditambahkan, sariawan itu sebenarnya berkaitan dengan kondisi dan kekebalan tubuh secara keseluruhan. Karena itu, peran makanan tidak bisa diabaikan. Kebiasaan makan sayur harus diterapkan sedari kecil.
Jika anak tidak suka sayuran, cobalah untuk mengonsumsi suplemen yang mengandung berbagai nutrisi dalam sayuran. Saat ini suplemen macam itu sudah banyak tersedia di apotek.
“Suplemen ini diperlukan untuk mengatasi sariawan secara keseluruhan. Karena percuma saja mengobati sariawannya, tapi penyebab utamanya dibiarkan,” imbuhnya.
Bisa Jadi Gejala Kanker Mulut
Pada sebagian orang, sariawan sering mampir tanpa jeda. Baru sembuh beberapa hari, eh timbul lagi. Herannya, mereka masih menyepelekannya. Seharusnya sariawan diwaspadai jika sering mampir.
Menurut DR. Drg. Tri Erri Astoeti, MKes, ahli kesehatan gigi dan mulut dari Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Trisakti, Jakarta, sariawan yang timbul terus-menerus bisa jadi tanda dari suatu penyakit. Yang sering terjadi namun luput dari perhatian adalah kanker di rongga mulut.
Jika dilihat dengan mata telanjang, semua bentuk sariawan bisa dibilang sama. Hanya berupa bintik putih atau peradangan biasa. Padahal, jika dilakukan pemeriksaan medis, hasil diagnosisnya bisa bermacam-macam.
“Waspadalah jika sariawan terjadi di tempat yang sama selama kurun waktu dua minggu atau lebih. Apalagi jika obat-obatan yang diberikan tidak membantu sama sekali. Lebih baik diperiksakan ke dokter, dikhawatirkan itu gejala kanker,” ucapnya.
Drg. Erri memaparkan bahwa rongga mulut merupakan pintu masuk dari banyak hal dari luar tubuh. Selain itu, pembuluh darah dan lapisannya pun tipis.
“Kondisi ini yang membuat bibit sel kanker mudah terjadi dibagian tubuh ini,” ujar Drg. Erri.
Ia menjelaskan, saat ini kanker mulut atau istilah medisnya squamosa karsinoma, menempati urutan kesembilan dalam daftar jenis kanker yang paling sering diderita oleh penduduk Indonesia. Kanker mulut ini jika dibiarkan bisa menyebar dengan cepat ke seluruh organ dan jaringan tubuh lain.
Bila sel kanker sudah tumbuh dan meryebar, mesti dioperasi. Bisa juga diberikan terapi tambahan seperti radioterapi ataupun kemoterapi.
“Jika telat ditangani bisa fatal akibatnya. Sebagian besar penderita kanker mulut meninggal akibat telat menyadari dan menangani penyakitnya,” katanya.
sumber : kaskus
wuaduh.. bahyaya bgt…
sy trmasuk sering sariawan, setelah baca artikel ini, inform jd tambah, ternyata penyebabnya banyak sekali..
kalo mo periksa ke Dr gigi ato Dr khusus mulut ya??
n klo periksa apa hrs lg terserang sariawan?? bisa gak klo periksa dlm keadaan sehat, sayg tdk di jelaskan…
thanx a lot
sama bos,aq juga sering sariawan nie.gila perih banget.keliatannya si sepele tapi lumayan bikin sengsara.nasib2…………….
saya juga sering banget sariawan, ini mau tanya apakah sariawan itu adalah salah satu tanda kita mempunyai atau penyakit misalnya kanker/tumor pencernaankan atau penyakit lainnya, saya sering seklai mengalami sariawan itu tapi tempatnya berpindah-pindah ….tidak hanya disatu tempat aja
saya mau nanya….hampir setiap hari saya sariawan bukan nya sembuh malah makin btambah jarang sariawan tu cm satu di mulut malah sampe 5 sampe ke lidah,,,saya jadi takut,,,tolong bantu saya mengatasi ini,, gmn cara nyembuginnya,,,,ada pantangan g soal makan biar g tambah sariawan,,ada masalah g sama perut saya
sekarang aja saya lagi sariawan
thanks atas bantuannya…
Brengsek” adch_adch ada2 ajch nch penyakit,? Gara2 nich penyakit sariawan, gua di putusin ama cewek gua” yaaaa apun jd gmn donk”‘? Tolg donk” yg bisa bantu gua? Gimana ch cara jitu menyebuh kan penyakit mulut yg 1 ini?
Kalo aku sering sariawan sewaktu mau menstruasi bisa sampe 3 luka..gimana caranya ngobatin ya..thanks
Apa ad hubunga.ny anemia dg sariawan ?
thanks infonya. gara2 istriku sariawan jd kurus ga bisa makan. waspadalah waspadalah
ternyata bukan gw aja yang jadi bulan-bulanan sariawan byk teman2 yg senasib dgn gw, emang sariawan itu penyakit yg sgt2 menyebalkan pdhl gw stiap hari ngonsumsi sayur & buah2an koq masih ttp jg diserang. kalo boleh nanya apa sih yg seharusnya gw lakukan ? ada ga pantangan b/ gw ? mohon bantuan nya……….. biar sariawanku bisa ilang utk selama2nya amiiiiiiiiiiin.
smoga sariawan yang saya dan teman2 alami bukan merupakan indikasi dari penyakit akut lainnya…amiinn
Thx Infonya…saya termasuk org yg sangat seriing sariawan..hingga mulai satu tahun terakhir ini..saya mulai mencatat kira2 kapan saya sariawan..dan ternyata..sariawan itu muncul..setelah saya selesai Haid..PASTI..jd tiap bulan saya pasti kena sariwan..dan tdk hanya satu tp bisa sampai tiga…msh dlm taraf Normalkah? atau saya perlu ke Dr utk memeriksakan sariawan saya…mohon Info lanjutannya yaa..Trimakasih
bbrpa hri ni sya jga sariawan.. gag tau sebab’na apa?? uda hmpir 1 mnggu dok… sya tkut dok klu kena kanker mlut… buat mkan ckit bnget.. mulu’na kyak gmn gtoe..
dok kasih solusi yg tepat yaw???
info’na sya tnggu…
makasih dok…
bbrpa hri ni sya jga sariawan.. gag tau sebab’na apa?? uda hmpir 1 mnggu ni… sya tkut klu kena kanker mulut… buat mkan ckit bnget.. mulut’na kyak gmn gtoe..daerah gigi jga ckit.. buat mkan jga susah..
kasih solusi’na donx…
info’na sya tnggu…
makasih…
dok knpa ya saya sering sekali sariawan bahkan baru saja sembuh 2hari sariawn itu muncul lagi dan hal itu sudah terjadi sekitar 2blan yang lalu dan sampai saaat ini blum smbuh jga…. kira-kira saya terkena penyakit apa?
dokter yag baik..saya termasuk orang yang sering sariawan..namun belakangan sariawan sudah jarang..tapi sekarang kalo panas dalam saya beda setiap BAB selalu berdarah..padahal tidak kras dan tidak ada rasa sakit didubur seperti ambeian.Sebenarnya sakit apa yang saya alami dok tolong informasinya ya thanks
waduhhh .. segitu bahayanya yahh..
sy trmsuk org yg sring sariawan..dan sariawan sy tidak pernah mempan bila diobati dgn obat luar,atau produk penyambuh sariawan di toko obat atau apotik..
dokter boleh tanya kan..sariawan saya itu banyak bgt ga cuma satu lebih dri 3 atau 4 titik sariawan,dan sllu sembuh nya itu bila di bawa ke dokter,dan mnum obat” tan yang di brikan dokter,
apa sariawan sya ini sudah akut? mksihh
duh…lg sariawan juga nih sy, cuapek gk sembuh2, sembuh kambuh..sembuh kambuh..lg dan lg
saya sering bgt sariawan,dimulut,gusi,bibir n tenggorokan.kadang2 saya mengalami sakit pada tenggorrokan untuk menelan makanan.setiap bln slalu ada sariawan.emang saya susah buang air besar,makan suka yang berlrmak.tolong informasinya saya mesti periksa ke dokter tht atau dr gigi.
saya sering sariawan hampir tiap bulan,,,,
klo dilihat dari penjelasan diatas gejalanya sangat sesuai dengan apa yang dialami, mis susah BAB, agak demam…
ada beberaapa pertanyaan dok:
1. apakah sakit kepala juga merupakan pemicu dari sariawan ?
2. saya biasa menggunakan obat luar yakni aboytil yang ditekan ke lukanya,,, apakah ada pengaruh ?
3. bagaimana menghindari sariawan, makanan apa yang harus dihindari… ?
terima kasih sebelumnya